Indonesia English
Sabtu, 17 November 2018 |
Pendidikan

Semarak Tahun Baru Islam, SMANBIN Peduli Yatim

Jumat, 28 September 2018 13:04:39 wib - Komentar
Pemberian santunan kepada anak yatim di SMA Negeri 1 Binuang.

Serang,(Banten88.com): SMA Negeri 1 Binuang, kabupaten Serang, mengadakan kegiatan sosial yakni menyantuni anak yatim. Dengan niat setulus hati dan berharap ridho ilahi, kegiatan dilaksanakan di mushola sekolah. Meski sederhana namun pelaksanaan kegiatan dari awal sampai akhir berlangsung lancar.

 

Pembina Rohis SMA Negeri 1 Binuang (SMANBIN), Bahijudin, S.Pd.I mengatakan, semarak tahun baru Islam pada bulan Muharram, 1440 Hijriyah dengan mengambil tema SMANBIN Peduli yatim yakni sedikit berbagi dengan ketulusan hati berharap ridho ilahi.

 

Rangkaian kegiatan diwarnai dengan menggelar karnaval dan santunan anak yatim. Karnaval akan dimulai jam 07.30 Wib, diikuti seluruh peserta didik dari kelas X sampa kelas XII, dibimbing oleh wali kelas masing-masing dan dimentori oleh pengurus Rohis. Sehari sebelum kegiatan dilaksanakan, kepala sekolah bersama pembina rohis mengadakan rapat pemantapan terkait jalannya rencana santunan anak yatim.

“Jadi para pelajar akan ikuti karnaval dengan Star dari SMANBIN ke arah kecamatan Binuang kemudian ke Binuang Rawa menuju kampung Cereme kemudian sampiran dan finish di sekolah. Jarak yang ditempuh sekitar 5 km. Setelah itu baru kegiatan inti yakni sambutan dari kepala sekolah, dari perwakilan rohis dan santunan anak yatim,”kata Bahijudin kepada wartawan, di sekolah, Jum’at (28/9/2018).

 

Bahijudin mengungkapkan, kegiatan perdana ini diharapkan ke depan bisa menjadi rutinitas setiap tahun. Sedangkan anak yatim yang akan diberikan santunan berjumlah 30 anak dari 8 kampung di sekitar sekolah yakni Kampung Cereme sebanyak 4 anak, kampung Wawuluh, 7 anak, kampung Bayuku 2 anak, kampung Binuang pesantren 3 anak, kampung Binuang Rawa 1 anak, kampung Sambiayunan 5 anak, kampung Malang Nengah 2 anak dan 5 anak lagi dari kampung lainnya.

“Kami berharap melalui ini para pelajar peduli sosial terhadap anak yatim, memupuk kebersamaan bahwa Muharram adalah bulan penting dalam tahun baru Hijriyah, merupakan tonggak sejarah dimulainya peradaban Islam. Anak bukan hanya ingat tahun baru Masehi tetapi lebih ingat tahun baru Islam,”harapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 1 Binuang, H.Wawan Sachruhujayani, M.Pd menambahkan kegiatan ini adalah pioner/pelopor awal dan mendapat dukungan dari semua pihak. Pembelajaran pembentukan karakter dimulai dari diri sendiri.

 

“Secara pribadi saya terharu ketika pak Bahijudin menyampaikan aspirasi dan peserta didik merealisasikan kegiatan santunan anak yatim. Dengan bersedekah ada keajaiban bagi  seseorang yang pandai bersyukur. Jika kalian setiap hari bersedekah akan dimudahkan rejeki dan segera mendapatkan jodoh,”ucapnyanya.

Kedepan, lanjut Wawan, diprogramkan kegiatan santunan hendaknya bukan hanya bagi anak yatim dan piatu saja tetapi juga para janda dan duda yang sudah tua perlu mendapatkan bantuan  (Iman).

 

LAINNYA

KOMENTAR DISQUS :

Top