Indonesia English
Kamis, 17 Januari 2019 |
Hukum dan Kriminal

Simpan Uang Palsu, Seorang Petani Diamankan

Rabu, 19 Desember 2018 19:53:29 wib - Komentar
Ilustrasi.

SERANG,(Banten88.com): Seorang petani di Kampung Kedu, Desa Padarincang, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang ditangkap Satuan Reskrim Polres Serang Kota. Tersangka Aeng, diamankan lantaran kedapatan menyimpan uang palsu sebanyak 931 lembar pecahan Rp100 ribu.

Kapolres Serang Kota AKBP Firman Affandi mengatakan pengungkapan upal tersebut diungkap pada 3 Desember 2018 lalu. Awalnya polisi hendak menggerebek tersangka tindak pidana narkoba. Namun jajaran Polres Serang Kota menemukan uang palsu yang disimpan dalam kantong kresek di rumah pelaku.

"Panangkapannya sekitar jam 9 malam. Pada saat kita lakukan penangkapan dan penggeledahan tersangka dirumahnya, ternyata kita temukan uang palsu sebanyak 931 lembar pecahan Rp100 ribu," kata Kapolres Serang Kota saat melakukan press rilis di Mapolres Serang Kota, Rabu (19/12).

Menurut Firman, dari keterangan yang diperoleh Aeng, upal tersebut merupakan titipan warga Bogor berinisial GPR sehari sebelum penangkapan. Pemilik barang tersebut saat ini masih dalam pengejaran petugas kepolisian.  "Kasus ini masih dalam pengembangan, apakah ada hubungannya penjualan narkoba dia dengan uang palsu, kita masih belum tahu," ujarnya.

Lebih lanjut, Firman mengungkapkan tindak pidana pengedaran mata uang palsu, pelaku dapat dijerat dengan pasal 36 ayat 2 dengan undang-undang nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang, paling lama sampai 10 tahun.

"Jadi cukup berat. Pasti ada tersangka lain, karena kan uang palsu tidak mungkin sendiri, pasti ada tersangka lain, akan kita kembangkan," tandasnya.

Sementara itu Aeng mengaku tidak mengetahui bungkusan plastik titipan GPR tersebut merupakan upal. Sebab sejak bungkusan itu dititipkan, dirinya tidak pernah membuka bungkusan tersebut.

"Awalnya Iwan mengenalkan GPR kepada saya. Sebelum pergi GPR menitipkan bungkusan plastik dan saya tidak tau kalau itu uang palsu. Kalau tahu sudah saya bakar," katanya.

Aeng menegaskan tidak ada satu lembar uang palsu yang dibelanjakan olehnya. "Nggak ada yang saya pakai. Kan saya tidak tahu kalau bungkusan itu isinya uang palsu," ujarnya.(ERN).

KOMENTAR DISQUS :

Top