Indonesia English
Senin, 08 Agustus 2022 |
Seputar Banten

Siswa Diktukba Polri Gelombang II Tahun Anggaran 2022 Dibekali Kemampuan Beladiri Polri

Jumat, 05 Agustus 2022 22:09:12 wib - Komentar
Proses pembelajaran Beladiri Polri yang masuk dalam Program Pendidikan dan Pembentukan Bintara berguna untuk membekali para siswa Diktukba Polri gelombang II dalam bertugas kedepannya dilaksanakan di SPN Polda Banten pada Jumat (05/08).

Pandeglang, (Banten88.com): - Proses pembelajaran Beladiri Polri yang masuk dalam Program Pendidikan dan Pembentukan Bintara berguna untuk membekali para siswa Diktukba Polri gelombang II dalam bertugas kedepannya dilaksanakan di SPN Polda Banten pada Jumat (05/08).

Selaku Katim pembelajaran Beladiri Polri Ka SPN Polda Banten Kombes Pol Noffan Widyayoko menjelaskan bahwa anggota Polri merupakan salah satu aparat penegak hukum yang memiliki kewenangan untuk menangkap serta menahan seseorang yang diduga melakukan pelanggaran atau tindak pidana. Salah satu faktor pendukung dalam pelaksanaan tugas tersebut maka Polri telah mengembangkan suatu keterampilan beladiri yang dikenal dengan beladiri Polri, “Anggota Polri merupakan salah satu aparat penegak hukum yang memiliki kewenangan untuk menangkap serta menahan seseorang yang diduga melakukan pelanggaran atau tindak pidana dan salah satu faktor pendukung dalam pelaksanaan tugas tersebut maka Polri telah mengembangkan suatu keterampilan beladiri yang dikenal dengan beladiri Polri,” ucap Noffan.

Noffan Widyayoko menambahkan beladiri Polri penting bagi anggota Polri maka dari itu para Siswa Diktuk terus berlatih agar mempunyai keterampilan beladiri Polri guna mendukung pelaksanaan tugas di lapangan, “Beladiri Polri ini sangat penting bagi anggota Polri maka dari itu para Siswa Diktuk terus berlatih agar mempunyai keterampilan beladiri Polri guna mendukung pelaksanaan tugas di lapangan”. kata Noffan Widyayoko.

Di akhir Noffan pun mengatakan mengatakan bahwa pada dasarnya beladiri Polri tidak untuk mematikan lawan melainkan bertujuan untuk melumpuhkan lawan, “Penguasaan beladiri Polri bertujuan untuk melumpuhkan bukanlah untuk mematikan atau menghancurkan” tutupnya. (Sumber : Bidhumas).

KOMENTAR DISQUS :

Top