Indonesia English
Selasa, 11 Desember 2018 |
Politik

SISWANTORO : EKONOMI MAPAN BARU JADI ANGGOTA DEWAN

Sabtu, 18 Agustus 2018 21:28:17 wib - Komentar
H.Siswantoro Stoven, SH, MH.

MAJALENGKA  (Banten88.com) :  ANGGOTA DPRD memiliki 3 tugas pokok yakni, membuat Perda bersama Bupati. Kemudian membahas dan memberikan persetujuan Rancangan Peraturan Daerah (Perda) mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diajukan Bupati serta melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan Perda dan APBD.

Secara formal syarat menjadi anggota Dewan  telah diatur dalam Undang - undang No.8/2012 tentang Pemilu. Antara lain cakap berbicara baca dan tulis dalam Bahasa Indonesia. Tamat SLA atau Madrasah Aliyah. Setia kepada Pancasila, UUD 1945 dan Cita - cita Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945 dan tidak pernah dijatuhi pidana penjara.

 Namun bagi H. Siswantoro Stoven, SH, MH, Sekretaris DPRD Majalengka, Jawa Barat, secara pribadi ia berpendapat seseorang yang ingin menjadi anggota dewan, tutur Siswantoro yang gelar S.1 nya diperoleh dari Fakultas Hukum Universitas Parahyangan Bandung dan S.2 dari salah satu Perguruan Tinggi  di Jakarta, kepada media cyber Banten88.com mengatakan, untuk menjadi anggota dewan, seseorang secara materi harus cukup terlebih dahulu atau istilahnya harus kaya lebih dahulu lah, ungkap Siswantoro putra Tegal (Jateng) yang sukses meniti karier birokrasi di Jawa Barat.

 " Jika seseorang sudah kaya sebelum nyaleg, ia akan mampu fokus bekerja dengan maksimal mengabdi untuk kepentingan rakyat ", tuturnya. Lalu ia menambahkan " Jika kita tidak kaya, setelah masuk sebagai anggota legislatif mungkin akan banyak godaan untuk segera menjadi kaya. Jika menuju kaya tsb jalannya melanggar hukum, akhirnya akan berurusan dengan KPK ", tegasnya. Sebab manusia jika sudah dituntut kebutuhan, akan lupa agama, tambah2nya. Oleh karena itu anggota dewan harus memiliki pendidikan yang memadai dan mentalitas yang baik, ujarnya. " Terus terang saya ini kadang agak sedih melihat beberapa dari mereka yang sudah duduk di dewan, namun ternyata kurang bisa memperjuangkan kesejahteraan rakyat. Oleh karena itu jika saya sudah pensiun 2 tahun kedepan, saya ingin menjadi anggota dewan. Tapi kalau menjadi anggota dewan misalnya harus dalam tanda kutip mengeluarkan uang, saya tidak mau. Mending saya milih menjadi anggota dewan yang tidak usah digaji dan bisa maksimal memperjuangkan kepentingan rakyat.

 " Anak saya sudah bisa hidup mandiri, gaji saya cukup untuk hidup bersama isteri ", bebernya. Demikian pula, jika saya sudah pensiun terus ada lembaga bantuan hukum yang meminta saya menjadi salah satu tim, saya siap meski juga tidak mendapat gaji, tutur Siswantoro lagi.

Menjawab pertanyaan Banten88.com jika sudah pensiun dari Sekretaris DPRD Majalengka, mau nyaleg dari partai apa ?.

Siswantoro menjawab : Golkar. Alasannya apa tanya Banten88.com lagi ?.Alasannya  jika diibaratkan posisi Golkar itu dalam tanda kutip di tengah. PDIP dalam tanda kutip di kiri dan PPP dalam tanda kutip di kanan. Golkar adalah partai yang menaungi seluruh lapisan dan golongan dan saya merasa sangat cocok di partai Golkar, ujarnya.

Menurutnya bertugas sebagai Sekretaris DPRD adalah pekerjaan yang segalanya terang benderang. Jelas tupoksinya, jelas anggarannya, jelas pula alokasinya. Jadi kami bisa bekerja maksimal dan tak perlu takut dipanggil, diperiksa dll nya.

Soal filosofi hidup, tanya Banten88.com ?. Siswantoro menjawab, dalam mengisi hidup ini dan 2 tahun lagi usia saya 60 tahun. Saya ingin di usia hidup ini selalu ada kebahagiaan dan cinta dalam arti luas yakni cinta kepada sang Pencipta, cinta sesama manusia, cinta kepada alam dll nya. Filosofi cinta ini terang Siswantoro intinya adalah melayani. Dalam rangka melayani itulah, saya sudah mempersiapkan

lahan untuk membuka warung nasi goreng nonstop 24 jam, jika saya sudah pensiun nanti. Saya ingin melayani masyarakat dengan menjual nasi goreng harga wajar. Demikian dikemukakan H.Siswantoro Stoven, SH, MH Sekretaris DPRD Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Majalengka adalah sebuah kabupaten berbatasan dengan Cirebon yang kini menjadi lokasi bandara internasional Kertajati. (SS).

KOMENTAR DISQUS :

Top