Indonesia English
Senin, 23 Juli 2018 |
Pendidikan

SMA Negeri 1 Cikande Adakan Seminar Parenting

Sabtu, 16 Desember 2017 13:19:55 wib - Komentar
Kegiatan Seminar Parenting SMA Negeri 1 Cikande di aula sekolah, Sabtu (16/12/2017).(Foto : Iman).

Serang,(Banten88.com):Pentingnya sinergi antara guru dengan orang tua dalam membentuk karakter peserta didik, maka sangat perlu sekali SMA Negeri 1 Cikande mengadakan kegiatan seminar parenting.

Sekolah bekerjasama dengan STAR (Soft Skill Training Center) menggelar kegiatan seminar parenting, selama satu hari, Sabtu (16/12/2017).

Kegiatan berlangsung di aula sekolah dari jam 08.00 Wib sampai 14.00 Wib. Ada dua pembicara dalam kegiatan ini yakni Agung Fatwa Aftrisukma, motivator dan trainer publik speaking serta Dra. Hj Hafadhah, M.Si, Ketua Gerakan Nasional Anti Narkoba MUI Kota Serang.

Peserta seminar yakni para guru dan orang tua murid senang sekali mendapat pengarahan tentang bahaya narkoba bagi anak dan mendapat motivasi yang luar biasa dari Agung Fatwa, sang motivator.

Kepala SMAN 1 Cikande, Mulyadi, S.Pd mengatakan kegiatan seminar parenting ini dalam rangka melaksanakan salah satu program sekolah untuk mensinergikan antara guru dengan orang tua dalam membentuk karakter peserta didik di SMA Negeri 1 Cikande.

“Kami sengaja mendatangkan dua narasumber yang satu dari Banten ( Hj Hafadhah) dan yang satu dari luar banten (Agung Fatwa Aftrisukma). Setelah orang tua murid diberikan pemahaman tentang bahaya narkoba kemudian diberikan motivasi hidup realistis sesuai dengan great,”Kata Mulyadi, S.Pd kepada Banten88,com, Sabtu (16/12/2017).

Salah satu pembicara, Dra. Hj Hafadhah, M.Si, Ketua Gerakan Nasional Anti Narkoba MUI Kota Serang, masyarakat perlu sekali mengetahui akan bahaya yang mengancam di sekitar kita yakni narkoba. Yang harus banyak dilakukan oleh stageholder adalah sosialisasi bahaya narkoba karena ini dianggap masih kurang.

“Kita bersama seluruh elemen masyarakat harus siap melawan, membentengi diri dari bahaya narkoba dan zat adiktif lainnya. Sekarang ini, untuk pencegahan, seperti biaya tes narkoba masih mahal. Ini yang harus dikurangi oleh pemerintah Pusat. Meski sekarang sudah mulai turun semoga kedepan tes narkoba bisa gratis,”kata Hj. Hafadhah.

Menurutnya, dalam kegiatan apapun seperti ceramah, para ustad dan khotib perlu menyerukan kepada warga mengenai perang melawan narkoba. Begitu juga guru dan tokoh masyarakat yang senantiasa melaksanakan sosialisasi bahaya narkoba.

“Awas bahaya narkoba mengintai di sekitar kita. Narkoba lebih dasyat dibandingkan wabah difteri. Semua sekolah bersama orang tua saling bersinergi untuk mencegah adanya narkoba mengingat sasaran utamannya anak sekolah karena mereka masih labil,”pungkasnya. (Iman).

 

KOMENTAR DISQUS :

Top