Indonesia English
Rabu, 26 Juni 2019 |
Pendidikan

SMAN 1 Cikande Bersama Komite Sekolah Adakan Rapat, Paparkan Kemajuan Sekolah & Pembangunan Mesjid

Senin, 24 Desember 2018 11:00:46 wib - Komentar
komite sekolah bersama kepala sekolah menggelar rapat dengan wali siswa di aula

Serang,(Banten88.com): Momen kegiatan pembagian raport peserta didik adalah sangat tepat untuk menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan perkembangan dan kemajuan peserta didik dan sekolah. Sebelum raport dibagikan oleh wali kelas, Kepala sekolah bersama jajaran pengurus Komite Sekolah melaporkan awal semester genap  seluruh peserta didik akan mengikuti kegiatan belajar mengajar pada pagi hari semua serta menyampaikan perkembangan progres pembangunan dan perluasan masjid sekolah. Hal itu dikatakan Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Cikande, Mulyadi, S.Pd kepada wartawan melalui WhatsApp pada Senin (24/12).

Mulyadi mengatakan, terkait dengan berita miring yang di muat di salah satu laman yang menyudutkan kepala sekolah dan komite sekolah, tidak terlalu ditanggapi dengan serius oleh keluarga besar SMA Negeri 1 Cikande. Hal ini disebabkan karena pihak sekolah mempunyai program yang jelas dan sudah disampaikan kepada komite sekolah kemudian Komite sekolah menindaklanjutinya dengan mengadakan rapat dan musyawarah bersama wali siswa yang sepakat memberikan sumbangan untuk keperluan pembangunan dan perluasan masjid  sekolah agar mampu menampung peserta didik yang akan melakukan shalat di sekolah.

“Musyawarah bersama wali murid yang digelar pada bulan Juli 2018 lalu menyepakati akan memberikan sumbangan untuk pembangunan dan perluasan masjid di sekolah. Pengerjaan dan perluasan mushola sekolah yang pengerjaannya dilakukan secara swakelola oleh komite sekolah dan sudah dimulai sejak September 2018 lalu,”tegas Mulyadi.

 Mulyadi menjelaskan Pembangunan dan perluasan mesjid ini diajukan kepada komite sekolah pada awal tahun pelajaran karena rencananya mulai Januari 2019 penyelenggaraan Kegiatan belajar mengajar (KBM) akan dilaksanakan full day satu shift.

SMAN 1 Cikande adalah sekolah dengan pertumbuhan jumlah siswa yang sangat signifikan. Sekolah yang baru ditetapkan penegeriannya tahun2012 tetapi sekarang jumlah siswanya sudah mencapai 1.125 peserta didik, tergabung dalam 30 rombongan belajar. “Alhamdulillah tahun 2018, kami mendapat bantuan 7 ruang kelas baru dari APBD Provinsi Banten dan 4 ruang kelas dari Bantuan Pemerintah Pusat, tercukupinya jumlah kelas maka pembelajaran bisa kita laksanakan full day. Kegiatan pembelajaran full day menuntut sekolah menyediakan fasilitas lain seperti Mesjid dan kamar mandi. Musholla kita yang kita bangun tahun 2013 hanya bisa menampung 150 jamaah, sementara siswa kita ada 1.125 orang maka keberadaan mesjid yang memadai merupakan suatu kebutuhan,” kataMulyadi.

Sementara itu, Bendahara Komite Sekolah SMAN 1 Cikande, Suparman mengatakan pada Sabtu (22/12) lalu, komite sekolah mengadakan rapat dengan seluruh wali murid di aula sekolah. Rapat berlangsung lancar dalam suasana demokratis ini dihadiri Ketua dan anggota komite sekolah, Kepala Sekolah, dewan guru dan para orang tua /wali siswa.

Mengingat aula yang terbatas rapat dilaksanakan secara bertahap, dua kali yakni kelas X lebih awal dan berikutnya kelas XI dan kelas XII.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komite sekolah dan Kepala Sekolah, dimulai dengan pemaparan laporan realisasi penerimaan dan penggunaan dana sumbangan, paparan progres pembangunan dan diakhiri dengan tanya jawab.

Namun yang membuat menarik, Ketika kepala sekolah secara spontan menyampaikan pertanyaan kepada para orang tua murid yang hadir di aula tersebut, “Apakah bapak dan ibu ikhlas memberikan sumbangan untuk pembangunan mesjid sekolah?Mereka menjawabnya,”Ikhlas pak,”kata Suparman.

Saat ditanya ulang, “Apakah ada yang tidak ikhlas?atau yang merasa mendapatkan tekanan dan paksaan dalam memberikan sumbangan?silahkan tunjuk jari, dan semua yang hadir tidak ada yang mengacungkan tangan,”kata Suparman.

Suparman menawarkan kepada orang tua siswa yang sudah menyumbang tetapi tidak ikhlas dan merasa terpaksa dipersilahkan menghubungi bendahara komite sekolah untuk meminta sumbangannya dikembalikan.

Suparman menyampaikan komite sekolah mengawal pembangunan SMAN 1 Cikande yang kondisinya sekarang bisa dikatakan sejajar dengan SMA lainnya di kabupaten Serang yang sudah lebih dulu berdiri.

Suparman memohon do’a kepada seluruh orang tua siswa dan semua pihak agar pembangunan masjid bisa rampung akhir Februari 2019 mendatang dan untuk lantai bawah segera bisa digunakan ibadah shalat dhuhur dan ashar berjamaah. Sedangkan lantai atas mudah-mudahan ada donatur lain.

Salah satu dari orang tua murid, Umi Tari ketika dimintai keterangannya mengatakan dirinya mewakili orang tua siswa sangat mendukung program sekolah demi kemajuan pendidikan anak didik. Terlebih lagi untuk pembangunan dan perluasan masjid di sekolah. “Keputusan ini merupakan hasil kesepakatan dari musyawarah orang tua siswa dan mari kita laksanakan. Adapun bagi orang tua yang kurang setuju, inikan hasil keputusan musyawarah. Ya namanya sumbangan jika tidak setuju ya tidak usah nyumbang,”paparnya.

Berdasarkan pantauan langsung awak media dilapangan progress pembangunan mesjid yang rencananya berlantai dua berukuran 19 x 14 m2 ini sudah mencapai 25%. Pondasi cakar ayam, 50 tiang pancang sudah berdiri kokoh dan pengecoran atap lantai bawah sudah selesai dilaksanakan. Hanya tinggal penyelesaian pekerjaan dinding, pemasangan keramik dan tempat wudhu, lantai bawah mesjid ini udah bisa digunakan untuk aktifitas keagamaan. Transparansi dan akuntabilitas laporan pembangunan Mesjid terpantau cukup bagus. Laporan realisasi penerimaan dan pengunaan bahkan buku kas umum dana sumbangan bisa diakses di papan pengumuman sekolah. Laporan progres pembangunan masjid secara tertulis juga diterima orang tua siswa bersamaan pembagian raport. (red).

 

KOMENTAR DISQUS :

Top