Indonesia English
Selasa, 25 Juni 2019 |
Pendidikan

SMK Negeri 1 kragilan, Peran Software Dalam Penilaian Akhir Tahun

Rabu, 22 Mei 2019 08:42:14 wib - Komentar
kegiatan penialaian akhir tahun di SMK Negeri 1 Kragilan, Rabu (22/5/2019).

Serang (Banten88.Com): SMK Negeri 1 Kragilan dalam penilaian akhir tahun sudah menggunakan software berbasis IT hal ini sesuai dengan tuntutan revolusi industri 4.0. Kegiatan penilaian siswa merupakan komponen penting dan integral di dalam kegiatan belajar mengajar di SMK Negeri 1 kragilan. Untuk memperoleh informasi tentang pencapaian hasil dan proses pembelajaran peserta didik sesuai dengan tujuan yang ditetapkan maka dibutuhkan penilaian akhir tahun (PAT). Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat maka sekolah mulai mengarahkan ujian berpindah ke sistem komputerisasi dengan menggunakan shoftware untuk meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan.

“Peran serta software dalam PAT. Pengembangan media evaluasi menggunakan teknologi shoftware  untuk menunjang penilaian hasil belajar peserta didik. Penilaian dengan menggunakan shoftware hasilnya lebih cepat. Bahkan guru untuk melakukan remedial bisa langsung tidak menunggu lama. ”kata Wakasek Kurikulum SMK Negeri 1 kragilan, Supriyatna, S.Pd kepada wartawan pada pelaksanaan hari kedua penilaian akhir tahun di sekolah, Rabu (22/5).

Supriyatna mengatakan beberapa aspek penting yang dapat dijadikan pertimbangan dalam pengembangan produk intrumen penilaian hasil belajar berbasis TIK didasarkan pada nilai praktis, ekonomis dan kemudahan dalam pelaksanaan proses pendidikan di sekolah.

Teknik penilaian hasil belajar dengan menggunakan softwarwe quiz creator, butir soal dapat diacak secara otomatis oleh sistem software sehingga nomor soal yang dikerjakan siswa berbeda antara satu dengan lainnya dan ini untuk mencegah serta meminimalisir kecurangan.

komponen  penting  dan  integral  di  dalam kegiatan  belajar  mengajar  di  sekolah.  Untuk memperoleh  informasi  tentang  pencapaian hasil  dari  proses  pembelajaran  peserta  didik sesuai  dengan  tujuan  yang  telah  ditetapkan,maka  dibutuhkan  penilaian  hasil  belajar.

Dengan menggunakan aplikasi zipgrade, hanya membutuhkan Rp 85 ribu dalam setahun dapat dipakai dengan cepat oleh guru, kata Supriyatna, dapat membantu para guru yang kaitaanya dengan analisa kesalahan seperti analisis secara klasikal tingkat kesulitannya berapa sehingga guru tidak perlu repot dalam menganalisis hasil ujian. Ini sudah berjalan satu semester dengan menggunakan full online. Jadi soal tidak dalam bentuk kertas, bisa memakai handphone.

“Keputusan bersama seluruh kepala sekolah SMK se kabupaten Serang dalam PAT ini masih berbasis kertas (Paper Based test). Kita mengikuti dulu, padahal sekolah sudah siap ujian menggunakan android. Tetapi kita juga tidak bisa mengesampingkan sekolah lain di sekitar kita. Android digunakan pada penilaian tengah semester. Bagi siswa yang tidak punya difasilitasi dengan tablet atau laptop. Hanya saja ada kendala di data base, tiga server yang dipakai untuk data base belum mumpuni,”kata Supriyatna.

Saat ditanya berapa jumlah peserta yang ikut ujian, Supriyatna menjawab, peserta PAT untuk kelas X dan kelas XI ada 887 orang dari enam kompetensi keahlian. Pada hari kedua ini, mata pelajaran yang diujikan Bahasa Inggris dan Matematika.

Sementara itu, Kasubag TU UPT SMK Negeri 1 kragilan, Agus Subagja S.Pd berharap seluruh siswa peserta penilaian akhir tahun dapat mengikuti semua tes yang dilaksanakan, menjaga kesehatan selama ujian. Dan bagi siswa siswi yang pergi dan pulang membawa kendaraan roda dua harus menggunakan alat pengaman diri lengkap untuk keselamatan berkendara, karena sekolah jauh dari jangkauan kendaraan umum.

“Mohon maaf mas, pak kepala sekolah (H. Untung Supriyanto, M.Pd sedang tidak ada di sekolah. Beliau mengikuti bimbingan teknis di Bogor selama dua hari. Itu saja mungkin yang bisa saya sampaikan,”paparnya. (Iman).

 

KOMENTAR DISQUS :

Top