Indonesia English
Senin, 19 November 2018 |
Pendidikan

SMPN 1 Cikande Terapkan UN Berbasis Komputer

Kamis, 26 April 2018 08:11:47 wib - Komentar
Hari ke empat pelaksanaan UNBK di SMPN 1 Cikande, Kamis (26/4/2018).(Foto : Murjiman).

Serang,(Banten88.com) : Seluruh peserta didik, kelas IX pada jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Serang, secara serentak mengikuti Ujian Nasional, tahun pelajaran 2017/2018.

Penyelenggarakan Ujian Nasional ada yang berbasis komputer a (UNBK) dan juga yang berbasis kertas dan pensil (UNKP). Kegiatan Ujian nasional berlangsung 4 hari, mulai 23 sampai 26 April 2018, dengan 4 mata pelajaran yang diujikan.

Seperti yang tengah dijalani peserta didik dari SMPN 1 Cikande, kabupaten Serang. Sebanyak 285 orang itu, mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Sekolah menyediakan 3 ruang lab komputer, 3 server, 3 orang protor dan tiga orang teknisi.

Pantauan di sekolah pada hari pertama, Senin (23/4/2018), pelaksanaan UNBK mengalami sedikit kendala yakni koneksi  internetnya dari pusat servernya off line. Hal ini tidak berlangsung lama. Sekitar jam 09.00 WIB koneksi internetnya on line dan kegiatan UNBK sudah bisa dimulai.

Sekretaris Panitia penyelenggara UNBK di SMP Negeri 1 Cikande, Marsidik, M.Pd membenarkan, pada pelaksanaan UNBK pada hari pertama, Senin (23/4/2018) ada sedikit kendala masalah koneksi internet dan ini tidak berlangsung lama. Aktivitas kegiatan Ujian sudah bisa dimulai pada jam 09.00 Wib, dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia.

“Karena ada sedikit kendala off line dan baru on line pada jam 09.00 WIB maka pelaksanaannya mundur dari jadwal yang telah ditentukan,”kata Marsidik kepada Rakyat Banten, di sekolah, belum lama ini.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 1 Cikande, H. Uus Ruhyadi, M.Pd menambahkan, Penyelenggaraan UNBK di sekolahnya dilaksanakan tiga sesi pada tiap lab. Untuk pelaksanaan UNBK tahun depan, sekolah berencana akan membuat 2 sesi namun kendalanya sarana fasilitas komputernya harus ditambah. Jika dibuat 2 sesi maka kebutuhan komputernya sebanyak 150 unit. Sedangkan sekarang ini, sekolah baru memiliki 105 unit.

“Jadi untuk penambahan komputer  baru yang diperlukan sebanyak 45 unit lagi. Itu yang sedang kita pikirkan dari mana untuk bisa memenuhinya,”kata H. Uus Ruhyadi.

Pada dasarnya, lanjut H. Uus, pelaksanaan UNBK merupakan satu peningkatan mutu pendidikan dari yang semula menggunakan kertas dan pensil menjadi pakai komputer. Otomatis sekolah menginginkan perbaikan- perbaikan bukan hanya difasilitasi untuk mengikuti UNBK tetapi kualitas perolehan nilainya.

“UNBK ini mempermudah anak menjawab soal  dengan jujur dan hasilnya nilainya ditempuh dengan baik. Anak menjadi percaya diri sehingga lulusan dari sekolah ini nilainya sesuai dengan aslinya,”ungkapnya.

Pihanya berharap melalui UNBK ini, mutu pendidikan di SMPN 1 Cikande menjadi lebih baik, makin maju, hasilnya memuaskan, baik bagi peserta ujian, sekolah maupun orang tua murid. (Iman).

LAINNYA

KOMENTAR DISQUS :

Top