Indonesia English
Sabtu, 13 Juli 2024 |
Pendidikan

SMPN 1 Kragilan Sekolah Rujukan dan Adiwiyata

Rabu, 26 September 2018 14:46:42 wib - Komentar
Suasana asri di SMP Negeri 1 Kragilan

Serang,(Banten88.com):SMP Negeri 1 Kragilan, kabupaten Serang telah ditunjuk menjadi salah satu sekolah Rujukan. Konotasi dari Sekolah rujukan berarti sekolah yang dapat dijadikan sebagai model/percontohan oleh sekolah-sekolah dilingkungan sekitar. Selain itu, sekolah ini juga menjadi sekolah adiwiyata nasional. Yakni sekolah yang menerapkan program Adiwiyata bertujuan untuk menciptakan kondisi sekolah yang baik bagi sekolah  serta menjadi tempat pembelajaran bagi warga sekolah.  Sehingga warga sekolah dapat bertanggung jawab dalam upaya penyelamatan lingkungan sekolah. Hal itu dikatakan Ahmad Sulaeman, S.Pd kepada wartawan, di sekolah, Rabu (26/9).

Ahmad Sulaeman mengatakan, sekolah rujukan adalah satuan pendidikan (SMP) yang telah terakreditasi A, dan mampu mengembangkan ekosistem pendidikan, budaya mutu, penajaman pada karakter dan budi pekerti yang dapat dijadikan contoh bagi sekolah-sekolah lain.

Adapun indikator sebagai sekolah rujukan meliputi, terakreditiasi A, memiliki lingkungan pendidikan yang kondusif, memiliki budaya mutu, melaksanakan program budi pekerti, menjadi pusat keunggulan, lokasi yang strategis, mudah dijangkau dari segala arah, dan aman.

Sekolah rujukan, kata Sulaeman, juga harus memiliki prestasi akademis dan non akademis disamping juga harus memiliki ekosistem pendidikan yang kondusif. Indikator yang kondusif berarti terdapat kegiatan menciptakan sekolah yang menyenangkan, ramah, tenang, dan nyaman; adanya ruang hijau/taman, serta terdapat fasilitas pembelajaran di luar kelas yang sesuai. Disamping itu juga terdapat program kegiatan silaturrahmi antara warga sekolah. Sekolah rujukan juga memiliki fasilitas yang memadai untuk ajang ekpresi dan kreasi bagi peserta didiknya. Memiliki kegiatan yang dilakukan oleh para guru dan wali kelas untuk memahami lebih jauh karakteristik peserta didik.

“Program yang dilakukan untuk menumbuhkan budi pekerti diantaranya Gerakan literasi sekolah, Tilawatil Qur’an, gerakan lingkungan hidup, gerakan anti plastik dan sampah, gerakan pembinaan karakter, silaturahmi antar warga, gerakan bakti bersama yang dilakukan OSIS,”kata Sulaeman.

Sementara itu, Komite sekolah SMPN 1 Kragilan, Hidayatulah, mengatakan program Adiwiyata adalah sekolah yang peduli lingkungan sehat, bersih serta lingkungan yang indah.  Hal tersebut sejalan dengan visi sekolah.

“SMPN 1 Kragilan terus berbenah menata lingkungan agar bias lebih bersih, asri dan hijau. Dengan adanya program adiwiyata, diharapkan seluruh masyarakat disekitar sekolah agar dapat menyadari bahwa lingkungan yang hijau adalah lingkungan yang sehat bagi tubuh kita,”katanya.

Namun, kata Hidayatullah, kegiatan ini yang harus dilakukan oleh sekolah secara terencana dan terus menerus secara komperensif, dimana tujuannya untuk membentuk sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan yang mampu berpartisipasi dan melaksanakan upaya pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan bagi kepentingan generasi sekarang maupun yang akan datang. Menjadi Sekolah Adiwiyata, pihaknya membutuhkan Superteam, yang melibatkan semua warga sekolah, baik guru, karyawan dan siswa, juga keterlibatan komite, orang tua murid dan Alumni.

 “Mari jaga bersama-sama, jadikan sekolah kita menjadi sekolah yang menyenangkan. Semua mempunyai tanggungjawab seluruh warga sekolah yang menjadi anggota tim, sedangkan siswa menjadi satgas Adiwiyata,”pungkasnya.(Iman).

KOMENTAR DISQUS :

Top