Indonesia English
Sabtu, 17 November 2018 |
Pendidikan

Sosialisasi Aplikasi Pendataan Sapras Sekolah Dasar

Senin, 15 Oktober 2018 16:42:17 wib - Komentar
Kasi Kelembagaan sarana prasarana Dindikbud Kabupaten Serang mengadakan sosialisasi aplikasi pendataan sapras SD secara online di D"Wija Restro, Cipocok, Kota Serang.

Serang,(Banten88.com): Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang, melalui kasi kelembagaan sekolah dasar mengadakan kegiatan sosialisasi aplikasi pendataan online sarana prasarana sekolah dasar, tahun 2018.

Peserta sosialisasi sebanyak 100 orang yakni kepala sekolah dasar dan operator sekolah dari 50 SDN yang tersebar di Kabupaten Serang.

Dalam kegiatan ini, seluruh peserta diwajibkan membawa surat tugas dari kepala UPTD, profil sekolah, laptop, modem dan buku daftar 1. Mereka mendapat arahan dan bimbingan dari pemateri, konsultan komputer, Agus Jamaludin dan rekannya. Acara yang berlangsung di D’Wija Restro dan Convention Hall, jalan Pakupatan-Palima, dibuka oleh Kepala Dindikbud Kabupaten Serang, Dr. H. Asep Nugrahajaya, M.Pd. Hal tersebut dikatakan Kasi Kelembagaan SD Dindikbud Kabupaten Serang, Dedi Mawardi, S.Pd, kepada wartawan, di sela-sela kegiatan sosialisasi, Senin (15/10).

Dedi mengatakan peserta sosialisasi harus berperan aktif dalam mengupdate data base sekolah secara kontinyu. Peserta sosialisasi aplikasi pendataan online sarana prasarana sekolah dasar sangat beruntung bukan hanya menginput data base sekolah yang valid tetapi akan diusulkan untuk menjadi calon penerima bantuan Dana Alokasi Khusus  dari Kementrian Kebudayaan Jakarta, tahun 2019. Ke depan, kata Dedi, pengembangan aplikasi mengarah update data 1 secara online. Tetapi kendalanya jika sekolahnya berada di pelosok, jaringan internetnya agak berpengaruh. 

“Data hard copy yang ada di kami, ada 710 sekolah dasar yang masuk kategori rusak sedang, ringan dan berat. Saya selaku pengelola sarana prasarana saat diminta data secara mendadak agak kebingungan. Untuk itu, aplikasi pendataan secara online ini dapat dimanfaatkan secara positif. Data base bisa dilihat kapan saja dan dimana saja,”katanya.

Sementara itu, Kepala Dindikbud Kabupaten Serang, Dr. H. Asep Nugrahajaya, M.Pd menambahkan, dari 705 sekolah dasar negeri ditambah 26 sekolah dasar swasta, di wilayah kabupaten Serang apabila ditelisik satu per satu tentang 8 standar nasional pendidikan yakin pasti ada saja masalah salah satunya sarana prasarana.

“Ada dua hal yang harus ada dalam diri bapak/ibu kepala sekolah dasar yakni kepedulian dan kreativitas. Ini bagaikan dua sisi mata uang yang berbeda. Ibu dan bapak nggak usah mencatatnya karena ini tidak ada di ulangan. Cukup di catat saja di fikiran. Pemeliharaan  sapras sekolah menjadi kewajiban kepala sekolah,”pesannya.

Dalam kontek tata kelola ada tiga hal yang perlu diperhatikan yakni bagaimana mengatur manusia, mengatur material dan keuangan. “Saya mohon para kepala sekolah dan operator dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik dari awal sampai akhir. Saya tidak bisa lama-lama disini karena masih ada kegiatan lain diluar,”harapnya. (Iman).

LAINNYA

KOMENTAR DISQUS :

Top