Indonesia English
Minggu, 21 Januari 2018 |
Kesehatan

Studi: Stres karena Pekerjaan Bisa Meningkatkan Risiko Diabetes

Jumat, 12 Januari 2018 12:01:24 wib - Komentar
Stres karena pekerjaan tidak hanya bikin pusing hingga susah tidur. Foto: ilustrasi/thinkstock.

Jakarta, (Banten88.com): Stres karena pekerjaan tidak hanya bikin pusing hingga susah tidur. Studi terbaru dari China menyebut stres karena pekerjaan juga bisa meningkatkan risiko diabetes lho.

Yulong Lian dari Xinjiang Medical University melakukan penelitian kepada 3.730 buruh pabrik di China. Penelitian dilakukan dengan menganalisis laporan kesehatan para pekerja selama 12 tahun.

Hasil penelitian menyebut pekerja yang mengaku mengalami peningkatan beban kerja dan tingkatan stres berisiko lebih tinggi 57 persen terserang diabetes. Di sisi lain, mereka yang merasa kesepian dan tidak mengikuti kegiatan rekreasional kantor memiliki risiko yang lebih tinggi lagi, yakni 68 persen.

Peneliti menduga para pekerja yang kelebihan beban kerja, tidak bisa memenuhi ekspektasi kantor, dan pekerjaan dengan aktivitas fisik yang berat merupakan faktor-faktor meningkatnya stres di tempat kerja.

Studi yang dipublikasikan di jurnal Diabetes Care ini juga menyebut komunikasi yang buruk dengan atasan dan rekan kerja menjadi faktor utama stres karena pekerjaan. Kombinasi faktor-faktor di atas, ditambah gaya hidup tidak sehat, dapat meningkatkan gula darah secara signifikan dan berujung pada diabetes.

Mika Kivimaki dari University of College London mengatakan gaya hidup sehat sangat penting untuk pencegahan diabetes. Dampak stres yang kerap terlupakan adalah bertambahnya berat badan karena nafsu makan yang meningkat saat stres.

"Dan seperti yang kita ketahui, obesitas dan kegemukan merupakan faktor risiko terbesar penyakit metabolik seperti diabetes. Karena itu menjaga berat badan tetap normal adalah pencegahan diabetes paling utama," ujar Kivimaki yang tak terlibat penelitian. (Sumber : Detik.com)

LAINNYA

KOMENTAR DISQUS :

Top