Indonesia English
Selasa, 25 September 2018 |
Ekonomi dan Bisnis

Tahun 2018, UMK Lebak Naik

Rabu, 08 November 2017 15:50:41 wib - Komentar
Maman Suparman, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lebak.

Lebak, (Banten88.com): Upah Minimum Kabupaten (UMK) Lebak tahun 2018 berdasarkan hasil musyawarah dan kesepakatan Dewan Pengupahan diusulkan Rp2.313.050. Angka ini naik Rp185.350 (8,71%) dari UMK tahun 2017 yaitu Rp2.127.700.

Bahkan ajuan tersebut sudah mendarat di meja Bupati Lebak Iti Octavia Jayabay untuk segera di ajukan ke Gubernur  Provinsi Banten, Wahidin Halim, demikian dikatakan dewan pengupahan Kabupaten Lebak

Ketua Dewan Pengupahan yang juga Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lebak, Maman Suparman mengatakan, angka UMK 2018 yang diajukan tentunya lebih besar dari pada UMK tahun saya belumnyanya.

“UMK tahun depan, sudah disepakati oleh dewan pengupahan Lebak, sehingga angka UMK tersebut kini sudah kami layangkan ke Ibu Bupati, agar selanjutnya direkomendasikan untuk disahkan oleh Pak Gubernur Banten. Kenaikannya mencapai Rp 185.350 naik 8,71 persen dari tahun sebelumnya," jelas Maman Suparman kepada Banten88, Rabu (08/11/2017).

Masih dikatakan Maman, saat ini semua kebutuhan masyarakat kerap mengalami kenaikan, untuk itu, agar pendapatan para buruh di Lebak, bisa mencukupi, serta nilai UMK-nya tidak terlalu kecil, maka sangat wajar bila tahun depan, UMK-nya kita ajukan dengan nilai yang lebih tinggi dari nilai UMK tahun ini.

“Mudah-mudahan, UMK yang kami ajukan ke Ibu Bupati, serta bisa disahkan oleh Gubernur Banten dan berharap dapat disetujui oleh para buruh di Lebak,” harap Maman.

Ketua Konpederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Lebak, HM Yogi Rochmat mengatakan, sebagai ketua di KSPSI dirinyapun masuk dalam keanggotaan di DPL. Untuk itu, ketika UMK untuk 2018, nilainya lebih tinggi dari UMK tahun ini, maka pihaknya sangat menyetujuinya.

“Kami sangat menginginkan tiap tahun nilai UMK selalu mengalami kenaikan. Untuk itu, kami berharap agar UMK tahun depan yang sudah diajukan ke Ibu Bupati, semoga segera direkomendasi ke Pemerintah Provinsi, untuk disahkan Pak Gubernur Banten,” kata HM Yogi Rochmat.

Sementara Erwan, salah seorang buruh disalah satu perusahaan swasta di Lebak, menengatakan, bila pihaknya sangat senang, setelah menerima informasi, bila UMK tahun depan, nilainya mengalami kenaikan dibanding nilai UMK tahun ini.

“Jujur saja, kami sangat kesulitan memenuhi biaya keluarga, ketika semua kebutuhan yang harus dibelu, selalu mengalami kenaikan. Untuk itu, kami sangat senang, bila UMK tahun depan mengalami kenaikan,” kata Erwan. (Eli)

KOMENTAR DISQUS :

Top