Indonesia English
Rabu, 06 Juli 2022 |
Hukum dan Kriminal

Tak Berizin, Perluasan Gedung Alfamart di Keluhkan Warga

Senin, 09 Oktober 2017 21:11:56 wib - Komentar
Pembangunan waralaba Alfamart dijalan Multatuli, Kampung Lebaksaninten, Kelurahan MC Barat, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten di keluhkan warga.

Lebak, (Banten88.com): Pembangunan waralaba Alfamart dijalan Multatuli tepatnya di Kampung Lebaksaninten, Kelurahan MC Barat, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten dipertanyakan warga Sekitar. Pasalnya, dalam pembangunannya warga tidak merasa diminta izin lingkungan.

Ahmad, warga Lebaksaninten mengatakan, pihaknya menyayangkan pembangunan perluasan gedung Alfamart tidak melakukan koordinasi dengan warga sekitar. Padahal, sudah jelas dalam aturan yang berlaku mereka harus terlebih dahulu menempuh perizinan yang dasarnya adalah izin lingkungan sekitar.

"Memang alfa tersebut sudah lama berdiri, tapi mereka melakukan pelebaran gedung yang otomatis perizinan dan IMB harus mereka rubah," kata Ahmad, kepada wartawan. Senin (09/10/2027).

Menurutnya, keberadaan waralaba di jalan Multatuli cukup menumpuk lebih dari lima waralaba baik Alfamart atau Indomart. Namun, keberadaannya tidak berdampak positif baik terhadap tenaga kerja, peningkatan perekonomian warga sekitar. Bahkan, dana CSR perusahaan tersebut belum pernah mengalir ke warga sekitar.

"Keberadaannya hanya mematikan pedagang-pedagang kecil disekitarnya saja," ujarnya.

Untuk itu lanjut Ahmad, dirinya meminta agar Pemkab Lebak mengoreksi perijinan waralaba yang ada. Karena, banyak yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

"Kami minta Pemkab Kebak mengevaluasi keberadaan weralaba," ucapnya.

Kepala Bidang (Kabid) perijinan pada Dinas Penanaman Modal Perizinan terpadu satu Pintu (DPMTSP) Lebak, Rukim saat dikonfirmasi mengatakan bahwa, setiap bangunan harus memiliki izin. Bahkan, jika ada perubahan kontruksi dan perluasan mereka harus mengurus kembali izin baru. Karena IMB akan berubah menyesuaikan ukuran bangunan yang baru.

"Kami tidak tahu jika ada pembangunan waralaba di jalan Multatuli, nanti akan kita cek agar mereka mengurus perizinannya," terang Rukim. (Eli)

 

KOMENTAR DISQUS :

Top