Indonesia English
Senin, 04 Juli 2022 |
Nasional - Hukum dan Kriminal

Tarif Nikita Mirzani 65 Juta Sekali Kencan, Ada Public Figure Jadi Pelanggan

Jumat, 11 Desember 2015 19:11:51 wib - Komentar
Kasubdit Judisila Dittipidum Bareskrim Polri, Kombes Umar Fana.

Jakarta, (Banten88.com) - Pihak Subdit Perjudian dan Asusila (Judisila) Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Mabes Polri langsung 'membongkar' handphone milik muncikari O yang telah menjual artis Nikita Mirzani dan Puty Revita. Dari ponsel O, polisi menemukan ada public figure yang menjadi pelanggan prostitusi artis.

"Itu sedang pengembangan, jadi HP nya sedang kita buka, di dalam HP itu siapa saja yang muncul termasuk konsumennya, semua di situ lengkap," ujar Kasubdit Judisila Dittipidum Bareskrim Polri, Kombes Umar Fana di Bareskrim Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Jumat (11/12).

Dari sekian banyak pelanggan prostitusi artis, terdapat beberapa sosok public figure. Untuk diketahui, O memang bertugas untuk mencari pelanggan, sedangkan tersangka lain, yakni F bertugas untuk menyediakan artis yang mau diajak kencan.

"Ya ada lah (public figure jadi konsumen). Ya sekarang Rp 50 juta sampai Rp 120 juta rasanya orang-orang tertentu, menengah ke atas. Dari data yang kita dapat, di HP itu ada foto-foto pemakai pun ada di situ sebagian, pejabat-pejabat, pejabat perusahaan, kita juga sedang dalami foto-foto tersebut," jelas Umar.

Hingga pukul 04.30 WIB, NM dan PR masih menjalani pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri. Nantinya, NM dan PR akan dibawa ke Dinas Sosial Jakarta Timur karena keduanya dianggap sebagai korban.

Berdasarkan keterangan dari sumber di kepolisian, Nikita merupakan artis seksi yang kerap mengumbar sensasi, Nikita Mirzani, sedangkan artis PR masih belum diketahui identitasnya. Hingga berita ini dibuat, belum ada keterangan dari Nikita dan PR terkait kasus prostitusi ini.

Mensos Khofifah Indar Parawansa ikut bersuara soal prostitusi artis yang melibatkan artis Nikita Mirzani dan Puty Revita. Menurut Khofifah, hal itu ada karena gaya hidup.

"Sebetulnya sama sekali bukan karena faktor ekonomi. Bayangkan kalau short time bisa sampai Rp 50 juta bahkan sekarang Rp 120 juta. Dulu bahkan sampai Rp 200 juta," ujar Khofifah kepada wartawan di sela acara Laporan Hasil Penelitian Pengkajian Konsep dan Indikator Kemiskinan di Hotel Santika, Yogyakarta, Jumat (11/12).

Khofifah menilai, gaya hidup sangat berpengaruh dalam prostitusi artis. Apalagi ideologi agama seseorang lemah.  "Ini pasti bukan karena masalah ekonomi. Saya melihat bahwa gaya hidup sangat berpengaruh. Jadi kalau tingkat konsumerisme tinggi, pada saat yang sama kekuatan ideologi keagamaannya lemah, bertemu, maka kemungkinan pola-pola pragmatis akan dilakukan," beber Khofifah, seperti dikutip detik.com.

Khofifah menekankan kembali pentingnya restorasi sosial. Sebab sangat penting untuk mengubah pikiran agar tidak memaksakan sesuatu yang menerobos nilai-nilai budaya.

Khofifah akan mengecek Nikita Mirzani dan Puty Revita yang telah mendapatkan pembinaan dari Panti Sosial Karya Wanita Mulya Jaya di Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Nikita dan Puty ditangkap polisi pada Jumat (10/12) malam di Hotel Indonesia Kempinski. Menurut polisi, tarif keduanya antara Rp 60-120 juta. Namun pengacara Nikita membantah akan hal ini. Sementara pengacara Puty belum memberikan keterangan terkait hal ini.

Nikita dan Puty juga telah dipulangkan ke rumah masing-masing setelah 1 jam di panti sosial. Hal ini akibat panti tersebut sedang direnovasi. (Dang)

KOMENTAR DISQUS :

Top