Indonesia English
Rabu, 25 Mei 2022 |
Advetorial

Tiga SKPD Usulkan Penggeseran Anggaran Kegiatan

Rabu, 09 September 2015 15:00:07 wib - Komentar
Pimpinan dan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Banten membahas rencana KUA dan PPAS Perubahan APBD tahun Anggaran 2015 dengan SKPD di Grand Tropic Hotel Jakarta Barat, Selasa (8/9/2015).

JAKARTA,(Banten88.com): Pimpinan dan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Banten membahas rencana  Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD tahun Anggaran 2015 dengan tujuh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Grand Tropic Hotel Jakarta Barat selama tiga hari, yakni Senin-Rabu (7-9/9/2015). Tujuh SKPD tersebut merupakan mitra kerja Komisi II, yaitu Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak), Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun), Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Biro Ekononomi dan Pembangunan (Ekbang), Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKPP).

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Banten, Imanuddin Sudirman Karis mengatakan, dalam pembahasan rencana KUA dan PPAS Perubahan APBD tahun Anggaran 2015 ini, Komisi II tidak hanya membahas usulan penambahan anggaran dari masing-masing SKPD, juga mengevaluasi pelaksanaan APBD tahun Anggaran 2015. "Usulan anggaran yang disampaikan masing-masing SKPD sangat beragam, sedangkan untuk serapan anggaran pelaksanaaan APBD 2015 rata-rata mencapai 60 persen," kata Iman.

Dijelaskan Iman, Distanak mengusulkan anggaran sebesar Rp 300 miliar dengan peruntukan bagi penyusunan kajian penguatan kelembagaan balai, Dinas Koperasi dan UMKM mengusulkan anggaran sebesar Rp 500 juta, BKPP mengusulkan penambahan anggaran sebesar Rp 600 juta, dan Biro Ekbang mengusulkan anggaran operasional pembentukan Bank Banten. "Untuk Dishutbun, Disperindag, dan DKP hanya mengusulkan perubahan serta penggeseran kegiatan dari pelaksanaan APBD tahun anggaran 2015 pada Perubahan APBD tahun Anggaran 2015," ujarnya.

Menurut Iman, alasan SKPD yang melakukan usulan penggeseran anggaran pada Perubahan APBD tahun Anggaran 2015 lebih disebabkan ingin memaksimalkan kegiatan pelaksanaan APBD tahun Anggaran 2015. "Kami (Komisi II) menghargai sikap mereka (SKPD), meskipun ada sebagian anggota Komisi II yang menyangkan kepada SKPD tidak mengusulkan anggaran perubahan. Semua usulan ini akan kami bahas kembali dengan Badan Anggaran DPRD Provinsi Banten," ucapnya sambil menutup pembicaraan. (Adv).

KOMENTAR DISQUS :

Top