Indonesia English
Rabu, 24 Juli 2019 |
Politik

Tokoh MUI Banten, Tolak Seruan People Power, Ajak Masyarakat Damai

Selasa, 14 Mei 2019 23:03:39 wib - Komentar
Amas Tadjuddin Sekretaris Umum MUI Kota Serang,

SERANG,(Banten88.com):Tahapan pemilu di Banten sudah selesai, terlaksana sangat baik tertib dan aman, tanpa ada kecurangan, hal ini disaksikan oleh saksi partai-partai, perseorangan, dan elemen masyarakat luas serta unsur perwakilan kontestan lainya. Demikian disampaikan oleh Amas Tadjuddin selaku bagian dari masyarakat warga Banten disaat selesainya sidang pleno KPU Provinsi Banten tentang rekapitulasi suara tingkat provinsi (13/5/2019).

Lebih lanjut Amas Tadjuddin menyampaikan yang juga selaku Sekretaris Umum MUI Kota Serang, memberikan apresiasi kepada seluruh pihak khususnya kepada seluruh penyelenggara Pemilu antara lain KPU dan Bawaslu seluruh tingkatan di Provinsi Banten atas terselenggaranya pelaksanaan tahapan Pemilu 2019 secada aman, damai, tanpa kecurangan.

Berikutnya ucapan terimaksih dan penghargaan kepada aparat Kepolisian Resort Kota Serang, Polda Banten dan TNI diwilayah hukum Banten, berkat kerja keras dan sabar mereka telah menunjukan kinerjanya secara baik dan profesional sehingga pemilu dan penghitungan hasil pemilu terlaksana aman dan damai, jurdil dan tidak ada kecurangan.

Lebih detail Amas Tadjuddin mengajak dan menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar bersabar dan menunggu keputusan final KPU tentang penetapan hasil suara pemilu 2019.

KPU adalah lembaga yang bertugas sesuai dengan amanat UU dalam hal penetapan hasil pemilu, oleh karena itu kita percayakan kepada KPU,”ujarnya.

Bahwa masih ada masyarakat yang belum puas terhadap hasil pemilu dan isu kecurangan, maka sebaiknya ditempuh melalui jalur hukum, sesuai mekanisme yang berlaku, sehingga tidak perlu menebar isu hoax, fitnah ujaran kebencian dan menghasut orang lain utk melakukan penolakan terhadap hasil pemilu.

Selain itu, Amas mengajak masyarakat agar tidak terprovokasi oleh isu isu yang merugikan dan membahayakan masyarakat, bangsa negara, anarkhis, radikal, inkonstitusional, memaksakan kehendak, Kami Para Tokoh Masyarakat Menolak keras ajakan Untuk poeple power.(sumber bidhum).

KOMENTAR DISQUS :

Top