Indonesia English
Rabu, 06 Juli 2022 |
Hukum dan Kriminal

Truk Pasir Basah Melebihi Tonase, Dishub Lebak Dinilai Tidak Tegas

Senin, 12 Juni 2017 17:27:45 wib - Komentar
Truk angkut pasir.

LEBAK- Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) menilai tim terpadu pengawasan dan penegakan tambang pasir Mandul.Selain itu  perlu di pertanyakan eksistensinya dalam penegakan hukum dilapangan, karna masih banyak permasalahan dan persoalan kendaraan bermuatan melebihi tonase mengangkut pasir basah di jalan raya.

Penomena ini kerap tidak pernah ada ujungnya, padahal acap kali himbauan atau surat pemberitahuan dari pemerintah tapi tidak pernah di laksanakan.Akibatnya ruas jalan yang digunakan baik jalan Provinsi maupun Kabupaten mengalami kerusakan yang parah.

"Kami minta petugas dilapangan jangan mandul tapi harus bertindak tegas,kendaraan pengangkut pasir basah harus di tindak jangan pandang bulu," kata Imem Kordinator Kumala dalam surat elektroniknya yang di terima banten88.com (12/6).

Imem meminta oknum supir atau pengusaha  yang melibatkan pertambangan pasir basar di sekitar wilayah Lebak Banten. Harus segera di tindak tegas dan di berikan sangsi yang setegas- tegasnya.Surat edaran bukan haya sebuah slogan atau surat edaran yang di anggap tidak bermakna, sehingga di anggap oleh pengusaha atu sopir truk hal yang biasa.

Hal itu karena tidak ada sanksi yang memang membuat mereka kapok,imbasnya,jalan rusak, lingkugan rusak akibat petambangan tentu ini sangat merugikan masyarakat.

"Aktivitas truk pengangkut pasir basah mengganggu para pengguna jalan, apalagi ini menjelang hari raya idur fitri, pemerintah harus segera ambil langkah kongkrit, terutama mengantisifasi kecelakaan akbiat jaln rusak atau licin," tegas Imem.(eli).

KOMENTAR DISQUS :

Top