Indonesia English
Senin, 08 Agustus 2022 |
Ekonomi dan Bisnis

UDITCH BETON NURMACON DUKUNG PEMBANGUNAN INFRASTUKTUR TANGERANG RAYA

Kamis, 11 Oktober 2018 19:49:57 wib - Komentar
ABAH AMANA supervisor Nurmacon saat produksi Uditch Beton dikawasan Dasana Indah, Bojong Nangka, Tangerang.

TANGERANG (Banten88.com) : PEMBANGUNAN phisik di Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan Kabupaten Tangerang. Ketiga wilayah itu populer disebut sebagai kawasan Tangerang Raya.  Sebagai contoh pembangunan jalan dan jembatan di Kabupaten Tangerang dimaksudkan agar tercipta pertumbuhan ekonomi baru yang merata karena semakin mudahnya aksesibilitas dan konektifitas sehingga pergerakan ekonomi barang dan jasa volumenya makin tinggi dan makin lancar pula.

Pembangunan phisik yang saat ini dilakukan Pemkab Tangerang antara lain Pembangunan Simpang Susun Cikupa hasil sinergi antara pemkab dan pihak swasta dengan nilai investasi Rp.600 miliar dan diharapkan  rampung pada 2020 mendatang. Kemudian pengembangan Bandara Soekarno - Hatta di Pakuhaji dan jalan tol pantai utara Tangerang dan tol Serpong - Balaraja. Disamping itu terdapat 116 kegiatan proyek infrastruktur yang telah dilelang menggunakan dana APBD 2018.  Antara lain : Peningkatan jalan Kresek - Pejamuran senilai Rp.1,9 Miliar. Peningkatan jalan Sech Nawawi Bojong Bugel Rp 14 miliar. Peningkatan jalan Dadap - Jatimulya Rp. 4, 2 miliar. Kutruk - Jambe Rp. 3, 6 miliar. Jati Gintung - Citiis Sukadiri Rp. 7,3 miliar dll nya.

BISNIS UDITCH BETON NURMACON

Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, jika ingin awet dan tahan lama, harus pula membenahi atau membuat saluran air (Gorong - gorong). Peninggian jalan justru bisa mengundang genangan air jika musim penghujan tiba akibat gorong - gorong tidak ditata secara komprehensif.

Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Tangerang Raya telah membawa imbas yang cukup cerah bagi pebisnis Uditch Beton atau cetakan gorong - gorong untuk saluran air. Salah satu pemain dibisnis cetakan gorong - gorong tsb adalah Nurmacon.

Kamis (11/10/2018), media cyber Banten88.com re chek ke pabrik cetakan gorong - gorong untuk saluran air atau istilah tekniknya Uditch Beton di perusahaan Numacon dikawasan Dasana Indah, Bojong Nangka, Kabupaten Tangerang.

Pimpinan Perusahaan Mohammad Maulana Abdilah tidak ditempat. Namun dari Supervisor bernama Amana, media cyber Banten88.com memperoleh informasi seputar produk dan saingan produk. Menurut Amana, dalam 3 tahun terakhir ini volume produksi uditch beton tidak pernah turun. Bahkan jika pesanan sedang banyak perusahaan tetap berproduksi biarpun hari Minggu bahkan bisa bergiliran 3 shift. Meski pemerintah daerah sudah tutup.buku, perusahaan ini tetap berproduksi untuk mengantisipasi pesanan awal tahun.

Amana menambahkan, bukan berarti pesaing tidak ada, tapi rizki sudah diatur oleh Allah SWT, ungkapnya.

Kemudian Banten88 menanyakan pabrik ini kan tak jauh dari perumahan. Bagaimana soal perizinannya utamanya izin dari Ketua RT dan Ketua RW ?.." Soal perizinan kami tidak ada masalah dan sudah 3 tahun berproduksi. Sejauh ini tidak ada problem dengan lingkungan karena pihak perusahaan menjalin komunikasi yang baik dengan lingkungan, termasuk memberikan  bantuan jika lingkungan membutuhakan ", beber Mulana.

Selanjutnya sang supervisor yang sudah berusia 70 tahun namun masih tanginas (trengginas) dalam bekerja ini menginfokan bahwa tenaga kerja perusahaan ini sebagian besar adalah warga sekitar pabrik. Coba dihitung, urai Mulana jika misalnya perusahaan memiliki tenaga kerja 100 orang. Setiap pekerja minimal menghidupi anggota 5 keluarga  orang termasuk mertua atau orang tua. Ini artinya ada 500 orang yang menggantungkan hidupnya dari perusahaan Nurmacon ini. " Syukur Alhamdulillah sudah 3 tahun ini seiring gencarnya pembangunan infrastruktur di Tangerang Raya (Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan), perusahaan ini tidak pernah kekurangan order. Karena mereka sudah tahu mutu dan kualitas produksi uditch beton kami, beber Amana lagi.

Banten88.com bertanya lagi untuk mencetak  uditch beton bahannya apa, pemasarannya sampai kemana saja serta dalam sehari bisa dicetak berapa jumlahnya dan berapa pula harganya ?. Supervisor senior ini menguraikan, dengan tenaga kerja bagian produksi 20 orang itu tidak termasuk karyawan bagian angkutan dan bagian lainnya. Dalam sehari bisa menyelesaikan 88 buah uditch beton ukuran 30 x 30 dan ukuran 40 x 40. Bahannya adalah semen, pasir split dan obat pengeras yang akan kering setelah 6 jam dicetak. Harga persatuan antara Rp.380.000,- hingga Rp.500.000,-. Pemasaran konsentrasi diwilayah Tangerang Raa tapi ada juga pemesan dari Cirebon dan Kuningan, Jabar.

" Mereka itu adalah pemesan - pemesan yang sudah mengetahui mutu dan kualitas produk Nurmacon ", ujarnya. Saat ini, masih tutur Amana, pabrik yang berdiri diatas tanah 3000 meter ini dirasa lama kelamaan tidak akan mampu menampung jumlah produksi. Maka pimpinan sudah menyiapkan lahan di Cisauk dan awal Maret 2019  produksi pabrik ini akan konsentrasi disana, tambahnya. Semua karyawan sudah masuk asuransi kesehatan BPJS. Demikian Supervisor Nurmacon, abah Amana. (SS)

 

KOMENTAR DISQUS :

Top