Indonesia English
Senin, 22 Oktober 2018 |
Peristiwa

Upah Padat Karya Bikin Sengsara, Besok Buruh Tangerang Geruduk Puspem

Rabu, 27 September 2017 08:51:21 wib - Komentar
Suasana rapat teknik lapangan (Teklap) yang berlangsung Selasa kemarin di kantor DPC K-SPSI Kabupaten Tangerang di kawasan Pertokoan Sudirman, Tigaraksa.

Tangerang, (Banten88.com): Besok hari Kamis (28/09/2017) ribuan buruh dari aliansi serikat pekerja/serikat buruh se-Kabupaten Tangerang akan menggeruduk dan mengepung Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Tangerang dikawasan Tiga Raksa. Kabupaten Tangeranag, Banten.

Seperti penjelasan dari Budiono, koordinator lapangan K-SPSI  yang didampingi Sugiyono (SBKU), Hadi Mardiyanto (SBJP), Joko Warsono dan  Endang Sasmita (K SBSI) F. Lomenik, Joni (SBSi 92) dan Susilo, Sekjen K-SPSI  Kabupaten Tangerang, Rabu pagi, (27/09/2017). 

Mereka mengajukan 5 tuntutan. Yakni. : (1) Tolak upah Padat Karya. (2) Tolak penurunan PTKP. (3) Tolak system kerja Outsourching. (4) Tolak pemberangusan organisasi serikat pekerja (Union Busting). (5) Perbaiki mutu dan layanan BPJS Ketenagakerjaan. 

Terkait dengan izin aksi massa, para pimpinan serikat buruh/serikat pekerja Senin lalu sudah menyerahkan surat permohonan aksi ke Polresta Tangerang yang diterima oleh Ipda Sujatmo, SH, Kabiro Intelkam.

TOLAK UPAH PADAT KARYA.

Kenapa Upah Padat karya dengan sengit harus kita tolak, tanya Imam Sukarsa Ketua DPC K-SPSI Kabupaten Tangerang. 

Lalu ia menguraikan, yang dinamakan upah padat karya adalah upah dimana para pekerja yang bekerja di sektor padat karya seperti tekstile dan industri pakaian jadi  (garment) akan mendapat upah dengan pedoman  SK Upah Padat Karya di masing-masing Kota/Kabupaten. 

Keputusan ini harus ditolak, masih papar Imam dengan mimik serius, karena nilai upah padat karya berada dibawah upah nilai minimum Kota/Kabupaten. 

Melihat situasi ini, kami dari serikat buruh/serikat pekerja berpendapat selain merugikan pekerja, juga bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Yakni UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan.

Lebih lanjut Imam membeberkan sudah ada 4 Kota/Kabupaten di Jawa Barat yang sudah menerapkan upah padat karya yakni Kabupaten Purwakarta, Bogor, Kota Bekasi dan Kota Depok. "Jadi jangan sampai penetapan upah padat karya diterapkan di Kabupaten Tangerang dan Provinsi Banten, kami aliansi serikat pekerja/serikat buruh akan membela kepentingan pekerja/buruh sampai titik darah penghabisan", tegas Imam dengan nada tinggi. 

Lalu terkait dengan masalah Pemerintah ingin menurunkan Nilai PTKP atau Pendapatan Tidak Kena Pajak bagi pendapatan pekerja/buruh, ini juga harus kita lawan karena  dengan menurunkan Nilai PTKP, memang  pemerintah bakal memperoleh  pajak yang lebih tinggi dari pekerja.

Tapi jelas merugikan kami kaum pekerja. Penurunan Nilai PTKP ini kami tolak,  karena akan mengurangi pendapatan upah bulanan pekerja. 

Dampaknya akan memperburuk daya beli masyarakat akibat menurunnya penghasilan take home pay mereka. Dalam mengakhiri wawancaranya dengan Banten88.com, Iman menandaskan bahwa aliansi serikat pekerja/serikat buruh akan menekan agar mutu dan layanan BPJS Ketenagakerjaan ditingkatkan secara nyata dan bertanggungjawab. 

Ia mengatakan lagi, layanan buruk  seperti dialami almarhumah bayi Debora yang membuat kita miris dan kesal kepada pihak rumah sakit,  juga banyak terjadi di Kabupaten Tangerang. 

Bedanya, kata Imam kasus layanan buruk RS ini tidak diketahui media, ujarnya. 

DIKEPUNG DARI BERBAGAI ARAH.

Ribuan massa aliansi pekerja/buruh yang akan menggeruduk lalu mengepung Puspem Pemkab Tangerang dari berbagai arah telah menyiapkan lokasi titik kumpul.Wilayah Barat : Mayora Jayanti. Timur : Indomaret Manis Jaya. Tengah : Citra Raya depan Giant. Utara : Victory Cingluh. Lalu kawasan Lampu Merah Tiga Raksa dijadikan titik kumpul utama menuju kantor Bupati Tangerang. 

Massa menuju titik kumpul hari Kamis besok jam 08.00 kemudian bersama-sama menuju titik kumpul utama di Lampu merah Tigaraksa. Tepat pukul 11 aksi dan orasi dimulai didepan kantor Bupati. 

Adapun aliansi serikat pekerja/serikat buruh yang akan menggeruduk Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang antara lain massa K-SPSI Kabupaten Tangerang, K SBSI F.Lomenik ( Logam, Mesin dan Elektronik), SBSI 92, Serikat Buruh Jabotabek Perjuangan (SBJP),  Serikat Buruh Karyo Utomo (SBKU), Serikat Pekerja Logam, Elektronik dan Mesin (LEM), Serikat Pekerja Rokok. Tembakau dan Makanan dan Minuman (RTM),  serta Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan (KEP). 

Demo tersebut bakal didominasi ribuan sepeda motor, dilengkapi mobil komando dan  sound system yang menggelegar. (SS)

KOMENTAR DISQUS :

Top