Indonesia English
Kamis, 27 Juni 2019 |
Pemerintahan

Wagub Andika Komitmen Tingkatkan Peran Tagana

Senin, 17 Desember 2018 19:40:07 wib - Komentar
Wakil Gubernur (Wagub) Banten Andhika Hazrumy menghadiri Kegiatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Provinsi Banten, yang bertema “Kesetiakawanan Sosial Harmoni Indonesia”, sekaligus Kegiatan Pembinaan dan Penyaluran Tali asih/Insentif bagi Anggota Tanggap Darurat Bencana (Tagana) Se-Provinsi Banten. Bertempat di Kantor Dinas Sosial Provinsi Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang. Senin, (17/12/2018).

Serang,(Banten88.com): Wakil Gubernur (Wagub) Banten Andhika Hazrumy menghadiri Kegiatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Provinsi Banten, yang bertema “Kesetiakawanan Sosial Harmoni Indonesia”, sekaligus Kegiatan Pembinaan dan Penyaluran Tali asih/Insentif bagi Anggota Tanggap Darurat Bencana (Tagana) Se-Provinsi Banten. Bertempat di Kantor Dinas Sosial Provinsi Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang. Senin, (17/12/2018). Dalam sambutannya, Wagub menyatakan akan terus memaksimalkan peran Tagana Provinsi Banten dalam menjalankan tugas-tugas dengan visi kemanusiaan yakni pada tanggap darurat bencana.                  

Wagub yang merupakan Pembina Utama Tagana Provinsi Banten dalam sambutannya mengatakan, HKSN merupakan salah satu wadah atau gagasan perekat kesatuan dan persatuan bangsa dan negara. Untuk itu, semua teman-teman yang berkecimpung dalam organisasi rumpun sosial, harus dapat memaksimalkan peran dan tujuan untuk dapat memberikan bantuan positif bagi masyarakat di sekitarnya. Khususnya Tagana Provinsi Banten, dimana Tagana memiliki visi kemanusiaan yang betul-betul ditujukan untuk membantu sesama dalam tanggap darurat bencana.   “Sebagai Pembina Tagana Wagub, Insyaallah saya akan terus berupaya memaksimalkan Tagana Provinsi Banten atau lembaga lain yang berkecimpung dalam kegiatan sosial terutama pemberdayaan masyarakat melalui program-program yang terukur oleh Pemerintah Provinsi Banten,”tutur Wagub.

Lebih lanjut Wagub berkeyakinan, Tagana Provinsi Banten memiliki rasa tanggung jawab moral yang tinggi, untuk peduli terhadap sesama. Untuk itu Pemprov memberikan apresiasi berupa tali asih/insensif 8 (delapan) bulan sekaligus.   “Teman-teman kumpul atau datang pada saat dibagikan insentif saja, tetapi pada saat dilakukan pengecekan ke daerah-daerah, harus ada Tagana yang siap dan standby disana,”tegas Wagub.

Wagub mengingatkan kepada kordinator masing-masing kabupaten/kota lebih meningkatkan serta memaksimalkan koordinasi dan komunikasinya. Terkait program Pemprov Banten, Wagub telah meminta Dinas Sosial Provinsi Banten memprioritaskan kesejahteraan, asuransi, kemampuan dan kapasitas personil Tagana.

Wagub juga menyampaikan terimakasih kepada tim Tagana yang telah pulang bertugas dari bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, yakni di daerah Palu, Sigi dan Donggala selama 15 hari di lokasi bencana. Bagi tim Tagana yang telah menunaikan tugas, agar dapat mentransfer ilmu dan pengalamannya kepada rekan-rekan Tangana yang lainnya dalam rangka Peningkatan kapasitasnya,”imbuh Wagub.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten Nurhana yang juga Ketua Panitia HKSN Provinsi Banten melaporkan, tujuan diselenggarakannya kegiatan ini diantaranya adalah, 1) Menjadi gerak dasar untuk memudahkan dan memperlancar gerakan kesetiakawanan secara terorganisasi, sinergi, terencana, terarah dan berkelanjutan, 2) Meningkatkan peran aktif masyarakat agar dapat membangun nilai rasa persaudaraan dan kesetiakawanan sosial antar sesama, 3) Terwujudnya tata kehidupan dan penghidupan masyarakat yang dilandasi oleh kesetiakawanan sosial, 4) Terciptanya kondisi sosial yang menjamin kesetiakawanan sosial mampu menjadi pilar dasar dalam mewujudkan Indonesia sejahtera.  “Marilah bersama menuju penyelenggaraan HKSN berakhlakul karimah,”ujar Nurhana.(ERN).

KOMENTAR DISQUS :

Top