Indonesia English
Sabtu, 17 November 2018 |
Nasional

Wagub Banten: Pemprov Segera Ajukan Penlok Bandara Bansel

Jumat, 28 September 2018 20:29:21 wib - Komentar
Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy.

PANDEGLANG,(Banten88.com): Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy  akan segera melakukan pengajuan atau usulan tentang penetapan lokasi (Penlok) untuk pembangunan Bandara di wilayah selatan Banten di Kabupaten Pandeglang. Andika mengakui jika kebutuhan bandara di wilayah selatan Banten (Bansel) sangat penting kaitannya dengan upaya meningkatkan pariwisata.

“Tentu saja kami akan segera bahas ini, dan secepatnya akan melakukan pengajuan kepada pemerintah pusat,” kata Andika saat konferensi pers bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya di acara pembukaan Festival Pesona Tanjung Lesung 2018, Jumat (28/9).

Sementara itu, dalam sambutannya Andika mengatakan, festival tersebut merupakan salah satu event unggulan pariwisata Provinsi Banten yang telah menjadi agenda tahunan dan merupakan salah satu dari 100 Wonders Calendar Of Event (COE) Nasional 2018, bersama dengan Event Exciting Banten on Seba Baduy yang telah dilaksanakan pada 21 april 2018.

“Kawasan pariwisata Tanjung Lesung telah ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia menjadi salah satu dari 10 destinasi prioritas nasional. Hal ini sudah selayaknya kita patut berbangga dengan keberadaan Tanjung Lesung,” paparnya.

Sebelumnya Menteri Arief dalam sambutannya mengatakan, pemerintah telah melakukan berbagai hal dalam mempercepat akses untuk menuju Tanjung Lesung. Untuk jalur darat, Presiden Joko Widodo telah mencanangkan pembangunan jalan tol Serang – Panimbang pada 2015 lalu yang saat ini pembangunannya sudah mencapai 45 persen dari total 84 km. Sedangkan untuk jalur rel kereta api, reaktivasi jalur hingga Menes Pandeglang segera dilakukan.

Berikutnya untuk jalur laut, lanjut Menpar, kunjungan kapal pesiar beberapa waktu lalu ke Tanjung Lesung menjadi sebuah langkah awal. Berikutnya, kata Arief, pihak ASDP berminat membangun pelabuhan dan marina di Tanjung Lesung.

Sedangkan untuk jalur udara, Arief mengaku pihaknya masih menunggu Pemkab Pandeglang menyiapkan lahan dan Pemprov Banten melakukan usulan penetapan lokasinya.

Untuk diketahui gagasan pembangunan Bandara Bansel ini sudah dicetuskan sejak era kepemimpinan Pemprov Banten sebelumnya seiring dengan ditetapkannya Tanjung Lesung sebsgai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata. Namun sampai saat ini rencana pembangunan bandara tersebut belum berhasil diwujudkan.

Keberadaan bandara dalam upaya peningkatan pariwisata, kata Arief, adalah hal yang mutlak. Hal itu terkait dengan rumus penyelenggaraan pariwisata berkelas dunia yakni destinasi wisata harus memiliki atraksi berkelas dunia dan akses berkelas dunia.

“Wisatawan itu, apalagi wisman yang kita bidik kaitannya dengan Tanjung Lesung sebagai salah satu 10 Bali di Indonesia, enggak akan mau melakukan perjalanan menuju destinasi kalau wisata lebih dari 3 jam,” paparnya.

Arief mencontohkan rumus serupa telah sukses dilakukan di Banyuwangi, Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat. “Jadi saya minta segera gubernur lakukan penlok, bupati adakan lahan, sisanya saya yang urus,” ujarnya. (ERN)

KOMENTAR DISQUS :

Top