Indonesia English
Selasa, 25 September 2018 |
Pemerintahan

Wagub Banten: Perpustakaan Harus Bisa Tingkatkan Kualitas Kehidupan Warga

Senin, 12 Februari 2018 18:53:09 wib - Komentar
Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy.

Serang, (Banten88.com): Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengatakan, kehadiran perpustakaan di tengah-tengah masyarakat pada gilirannya harus mampu meningkatkan kualitas kehidupan warga di sekitarnya. Untuk itu, Pemprov Banten berkomitmen untuk meningkatkan kualitas perpustakaan disamping juga menargetkan kuantitas perpustakaan.

“Makanya visi-misi Pak Gubernur (Gubernur Banten Wahidin Halim) dan saya juga kan di sektor ini adalah membangun 1.000 perpustakaan di Banten,” kata Andika kepada pers usai menerima audiensi dari Dewan Perpustakaan Provinsi Banten di ruang kerja Wakil Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang, Senin (12/02/2018).

Diungkapkan Andika, yang dimaksud dapat meningkatkan kualitas kehidupan warga itu adalah bagaimana kemudian perpustakaan mampu mendorong warga di sekitarnya menjadi berdaya secara sosial, ekonomi maupun yang lainnya. “Misal bagaimana kemudian dengan mengakses perpustakaan, pertanian warga menjdi berkembang, dan seterusnya,” imbuhnya. 

Selanjutnya, kata Andika, pada tahap perpustakaan sebagai sarana untuk meningkatkan minat baca, maka perpustakaan dituntut untuk bisa tampil lebih menarik, dengan di antaranya bisa mengadopsi konsep-konsep sarana rekreasi yang membuat pengunjung menjadi nyaman dan terhibur. “Jadi, kita harus melakukan terobosan untuk menumbuh kembangkan budaya gemar membaca dengan menjadikan perpustakaan sebagai sumber informasi dengan konsep rekreasi,” ujarnya.

Sementara itu, anggota Dewan Perpustakaan Provinsi Banten Dece Aryadi mengatakan, pihaknya sangat mendukung visi-misi Wahidin-Andika yang menargetkan pembangunan 1.000 perpustakaan di Banten. Target tersebut, kata Dece, sangat realistis jika mengingat jumlah perpustaakaan yang sudah eksis sejauh ini di Banten pun secara jumlah sebetulnya sudah lebih dari cukup. “Yang perlu dilakukan adalah mengoptimalkan perpustakaan-perpustakaan yang sudah ada, seperti perpustakaan sekolah dan juga taman-taman bacaan,” kata Dece.

Dece mengaku sangat sepaham dengan pemikiran Andika yang menginginkan agar keeradaan perpustakaan dapat mendorong pemberdayaan warga yang pada gilirannya dapat meningkatkan kualitas hidup warga. Untuk itu, kata Dece, saat ini hal-hal yang mendesak diperbaiki adalah di antaranya mengenai bagaimana perpustakaan bukan hanya dijadikan sebagai tempat menyimpan koleksi buku. Lebih dari itu, lanjutnya, perpustakaan saat ini membutuhkan pengelolaan yang baik dan sesuai dengan perkembangan jaman.

“Kalau sekarang kan pengelola perpustakaan itu malah banyaknya bukan pustakawan. Jadi mereka kurang faham bagaimana perpustakaan harus dikelola. Idealnya, perpustakaan yang dikelola oleh pustakawan yang memang berlatar belakang pendidikan sarjana perpustakaan,” paparnya.

Pada kesempatan beraudiensi dengan wagub, dikatakan Dece, pihaknya juga mengutarakan permintaan dukungan dari Pemprov Banten terkait dengan operasional Dewan Perpustakaan. Menurutnya, sejak dibentuk 2016 lalu, Dewan Perpustakaan Provinsi Banten belum pernah mendapatkan dukungan dana untuk kebutuhan operasional mereka sehingga bisa menjalankan program mereka secara maksimal.

Dikatakan Dece, tugas Dewan Perpustakaan sesuai Undang-undang Republik Indonesia No. 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan pasal 44 No.6, adalah memberikan pertimbangan, nasihat dan saran bagi perumusan kebijakan dalam bidang perpustakaan; menampung dan menyampaikan aspirasi masyarakat terhadap penyelenggaraan perpustakaan; dan melakukan pengawasan dan penjamin mutu layanan perpustakaan. (Ern)

KOMENTAR DISQUS :

Top