Indonesia English
Rabu, 06 Juli 2022 |
Hukum dan Kriminal

Warga Kibin Gempar Lusiana Agustin Terkapar Mandi Darah Dikontrakan

Senin, 23 Januari 2017 00:19:35 wib - Komentar
Ilustrasi.

SERANG,(Banten88.com): Warga Kibin kabupaten Serang mendadak  gempar  ketika seorang buruh perempuan, Lusiana Agustin, 23, ditemukan terkapar mandi darah akibat luka senjata tajam dengan kondisi nyaris bugil. Wanita yang bekerja di pabrik sepatu di Cikande dianiaya oleh orang tak dikenal yang berniat memperkosanya. Pelaku yang hanya bercelana pendek dan bersenjata golok berhasil melarikan diri.

Diperoleh keterangan, Lusiana yang dalam kondisi sekarat pertama kali ditemukan Atikah, 47, di kamar kontrakannya di Kampung Gorda Lio RT 02 RW 03, Desa Kibin, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang. Saat itu korban sedang berada seorang diri di dalam kamar kontrakannya. Tiba-tiba ada seseorang menggedor pintu rumah korban. Ketika pintu terbuka nampak seorang lelaki berdiri sambil menenteng golok.

Karena takut dan tak mengenali tamunya, korban buru-buru menutup pintu namun pelaku menahan pintu dan kemudian berhasil masuk rumah lalu menguncinya. Merasa nyawanya terancam, korban berteriak minta tolong. Pada saat itu terjadi keributan yang diduga karena korban melakukan perlawanan saat pelaku akan memperkosanya. Pelaku kalap dan menganiaya korban. 

Suara jeritan dan teriakan minta didengar Atikah, pemilik rumah kontarakan. Pada saat akan masuk ke dalam kamar korban ternyata pintunya terkunci. Atikan sempat berteriak memanggil-manggil korban namun tak ada jawaban dari dalam. Karena curiga, Atikah lari hendak minta bantuan kepada warga.

Kesempatan itu dipergunakan pelaku untuk melarikan sambil mengacung acungkan golok. Ketika warga tiba di lokasi warga tidak berhasil menangkap pelaku. Korban yang terluka parah saat itu juga langsung dilarikan ke rumah sakit.

Kepala Satuan Reskrim Polres Serang, AKP Gogo Galesung melalui Kaur Binops Iptu Ilman Robiana membenarkan kejadian tersebut. Meski demikian Ilman belum memastikan motif dibalik aksi penganiayaan tersebut. "Diduga korban akan diperkosa. Namun motifnya belum diketahui karena pelaku masih dalam pengejaran," kata Ilman, Minggu (22/1).(Okan).

KOMENTAR DISQUS :

Top