Indonesia English
Rabu, 26 Juni 2019 |
Peristiwa

Warga Panggarangan Demo Penggusuran Lahan

Kamis, 08 September 2016 17:25:26 wib - Komentar
Warga Panggarangan unjuk Rasa di depan DPRD Lebak.

LEBAK,(Banten88.com): Puluhan warga desa mekarjaya kecamatan panggarangan Kab Lebak, Banten  melakukan aksi unjuk rasa di halaman gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Lebak,Kamis (8/9).Kedatangan pendemo menuntut Bupati Lebak Hj Iti Oktavia Jayabaya membatalkan penggusuran lahan masyarakat untuk proyek pembangunan  ruas jalan Cimampang-Cigudeg (batas Bogor).

Pendemo menilai Bupati Lebak telah bertindak sewenang-wenang dengan kekuasaanya telah mengeluarkan surat perintah yang mengharuskan masyarakat memberikan lahanya untuk pembangunan jalan sarat kepentingan PT Cemindo Gemilang perusahaan raksaksa yang memproduksi semen merah putih.
Menurut Pendemo,Bupati Lebak telah melanggar peraturan perundang-undangan sebagai mana yang telah di atur dalam UU No 2 tahun 2012 tentang pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum,dan tidak memperhatikan Perpres No 71 tahun 2012 penyelenggaraan pengadaan tanah bagi pembangunan kepentingan umum.

Pendemo meminta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak segera mengeluarkan surat edaran untuk menghentikan aktifitas alat berat yang melakukan penggusuran lahan untuk pelebaran pembangunab jalan Cimampang-Cigudeg.Selain itu,DPRD juga agar mengkaji surat edaran Bupati Lebak No 921/472-adpemb/2016 tertanggal 29 agustus 2016 yang dinilai upaya merampas hak masyarakat.

" Sebagai warga negara yang taat hukum maka kami menginginkan setiap kebijakan yang di ambil dalam hal ini mengacu pada aturan yang ada agar tidak terkesan bahwa kebijakan yang di ambil menguntungkan segelintir orang dan merugikan masyarakat banyak,"ujar korlap aksi Deris Kuntring.

Menurut Deris di akhir orasinya,jika selama yang menjadi tuntutan atas hak masyarakat tidak terpenuhi maka kami akan terus menempuh upaya hukum,dan akan melakukan aksi besar-besaran dalam mencari keadilan.

"Kami akan terus berjuang melakukan upaya hukum dan lainya selama yang menjadi tuntutan kami tidak terpenuhi," tandasnya.(eli)

KOMENTAR DISQUS :

Top