Indonesia English
Kamis, 17 Januari 2019 |
Nasional - Seputar Banten

Korban Tsunami Sudah Tertangani, Puskesmas Mulai Kosong

Sabtu, 29 Desember 2018 21:49:33 wib - Komentar
Korban Tsunami terlihat kosong di Puskesmas.

Serang,(Banten88.com): Tanggap darurat bencana Tsunami Selat Sunda berjalan lancar. Korban-korban sudah terselamatkan. Beberapa Puskesmas di lokasi bencana sudah tidak menangani korban bencana lagi. Tim medis dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Malimping, dr. Danang Nugroho menjelaskan, Puskesmas Sumur, sejak Jum’at siang  (28/12) sudah tidak menangani pasien korban bencana tsunami Selat Sunda lagi. “Sudah tidak ada tindakan medis lagi, untuk korban sejak siang tadi,” katanya yang dihubungi Tim Media Center Tsunami Selat Sunda tadi malam.

 Kondisi serupa terjadi di Puskesmas Cimanggu dan Cibaliung. “Sudah tidak ada lagi korban yang harus ditangani,” kata dr. Danang. Sementara itu, di Puskesmas-puskesmas lainnya, yang menjadi posko penanganan kesehatan, sudah mulai berkurang.  Meski demikian, menurut dr. Danang, tim medis tetap bertugas di lapangan. “Menunggu seandainya ada korban yang kembali untuk berobat lebih lanjut,” katanya.

Sampai  tanggal 28 Desember 2018 pukul 24.00 WIB data BPBD Provinsi Banten menyebutkan,  di Puskesmas Cibaliung terdapat korban sebanyak 118 orang luka-luka dan 2 orang meninggal. Di Puskesmas Cimanggu terdapat korban sebanyak 41 orang luka-luka dan 4 orang meninggal dunia. Sementara di Puskesmas Sumur terdapat 60 orang luka-luka dan 49 orang meninggal dun

Respon cepat Pemerintah Provinsi Banten bersama-sama dengan pemerintah pusat, Pemkab Pandeglan beserta masyarakat membuahkan hasil. Meski demikian, tim tanggap darurat belum usai bekerja.   Gubernur Banten, H. Wahidin Halim telah menetapkan tanggap darurat penanganan bencana tsunami Selat Sunda di Wilayah Provinsi Banten mulai dari 27 Desember 2018 sampai dengan tanggal 9 Januari 2019.  Penetapan tersebut termaktub dalam Keputusan Gubernur Nomor 366/Kep.350-Huk/2018 tentang Penetapan Status tanggap darurat penanganan bencana tsunami Selat Sunda di Wilayah Provinsi Banten. Keputusan tersebut berdasarkan kepada Keputusan Bupati Pandeglang Nomor 362/Kep.425/2018 tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Penanganan Bencana Tsunami di Kabupaten Pandeglang dan Keputusan Bupati Serang Nomor 360/Kep.504-Huk/2018 tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Penanganan Bencana Tsunami di Kabupaten Serang.

Apalagi, potensi bencana masih terus mengancam. Berdasarkan informasi yang update dari BMKG yang tetap memonitor kondisi Gunung Krakatau, berada dalam status siaga.  Dan, Gubernur Banten memberikan himbauan dan meminta kepada warga agar tidak melakukan aktivitas di sepanjang pantai dan menjauhi minimal radius 1 (satu) kilometer dari pantai. Dan, kepada wisatawan untuk sementara tidak mengunjungi pantai sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Gubernur juga menghimbau, warga tidak panik dan tetap tenang. Namun, tetap waspada.(ERN).

 

KOMENTAR DISQUS :

Top